In the current post-Covid-19 pandemic, one solution for improving education is learning with a Project-based Learning (PjBL) model. PBL, as a teaching model built on learning activities and actual assignments, is considered very suitable to the conditions and needs of Indonesian education today, so this model was later developed in the concept of an independent curriculum. However, in the process, the PjBL learning model is still considered ineffective because teachers do not have sufficient knowledge and skills to make exciting and appropriate media. So, the PjBL model learning in the independent curriculum still requires innovation so that the learning process can take place effectively and efficiently. This study aimed to see the use of social media as an innovation in increasing the effectiveness and efficiency of the PjBL learning model in the Independent Curriculum. The approach used in this study is a descriptive approach using secondary data collection techniques with library methods. The results of this study state that using social media can positively impact learning with the PjBL model because it can develop students' creativity independently. AbstrakDalam situasi pasca Pandemic Covid-19 saat ini, salah satu solusi untuk perbaikan pendidikan adalah pembelajaran dengan model Project-based Learning (PjBL). PBL sebagai sebuah model pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata dinilai sangat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pendidikan Indonesia saat ini sehingga model ini kemudian dikembangkan dalam konsep kurikulum merdeka. Namun, pada prosesnya model pembelajaran PjBL dirasa masih kurang efektif karena guru belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam membuat media yang menarik dan sesuai. Sehingga pembelajaran model PjBL dalam kurikulum merdeka masih memerlukan inovasi agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pemanfaatan dari media sosial sebagai inovasi dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi model pembelajaran PjBL pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan metode kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan media sosial dapat berdampak baik bagi pembelajaran dengan model PjBL karena dapat mengembangkan kreatifitas siswa secara mandiri.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; media pembelajaran; media sosial; project-based learning
Copyrights © 2022