Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling
Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling

GAMBARAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT INDIA PUNJABI DI KOTA MEDAN

Harpriti Kaur (Satya Wacana Christian University)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Every couple who forms a marriage bond and becomes a family certainly has dreams of going through everything in a good condition. In undergoing marriage, marital satisfaction is a target that must be achieved by every family. Marriage satisfaction includes many aspects ranging from communication to the similarity of roles between husband and wife in carrying out the household ark. Indian Punjabi people are indigenous people of India who have lived in Medan for generations. Indian Punjabi traditions and culture have become an inseparable part of every family in the city. This includes marriages that can be started from an arranged marriage, for example. Seeing the community marriage in Medan, the idea emerged to investigate the description of marriage satisfaction experienced by Indian Punjabi people. With a qualitative method, this study focuses on a deeper exploration of the description of Indian Punjabi marriage in Medan. With the interview technique, researchers dig up information related to marriage satisfaction experienced by two family pairs, each of which has a length of marriage of 11 and 25 years. From the interviews conducted, the aspects of marriage according to Oslon and Fowers (1989) are used as a reference to get a complete picture of marriage. The results of the study show that, although the respondents' marriages began with an arranged marriage between the two extended families, they were able to fulfill all aspects of marriage and undergo marriage according to existing standards. This certainly gives marriage satisfaction as expected at the beginning, even though there are many problems faced, they can be solved.Setiap pasangan yang membentuk ikatan pernikahan dan menjadi keluarga tentu memiliki impian untuk menjalani semuanya dengan suatu keadaan yang baik. Di dalam menjalani pernikahan, kepuasan pernikahan menjadi target yang harus dicapai oleh setiap keluarga. Kepuasan pernikahan meliputi banyak aspek mulai dari komunikasi sampai kesamaan peran antara suami dan istri dalam menjalani bahtera rumah tangga. Masyrakat India Punjabi adalah masyarakat asli India yang sudah turun temurun tinggal di kota Medan. Tradisi dan budaya India Punjabi sudah menjadi bagian yang tidak bisa terlepas dari setiap keluarga yang ada di kota tersebut. Hal ini termasuk pernikahan yang bisa diawali dari sebuah perjodohan misalnya. Melihat pernikahan masyarakat yang ada di kota Medan ini, muncul ide untuk meneliti terkait gambaran kepuasan pernikahan yang dialami oleh orang India Punjabi. Dengan metode kualitatif, penelitian ini berfokus pada penelusuran lebih dalam terkait gambaran pernikahan masyarakat India Punjabi di kota Medan. Dengan teknik wawancara, peneliti menggali informasi terkait kepuasan pernikahan yang dialami oleh dua pasang keluarga yang mana masing-masing memiliki lama pernikahan 11 dan 25 tahun. Dari wawancara yang dilakukan, aspek-aspek pernikahan menurut Oslon dan Fowers (1989) dipakai sebagai acuan untuk mendapatkan gambaran utuh terarkait pernikahan. Hasil penelitian menjukkan bahwa, walaupun pernikahan dari responden diawali dengan perjodohan dari kedua keluarga besar namun mereka mampu memenuhi aspek-aspek dalam pernikahan dan menjalani pernikahan sesuai standar yang ada. Hal ini tentu memberikan kepuasan pernikahan seperti yang diharapkan di awal walaupun ada banyak masalah yang dihadapi namun bisa diselesaikan.Kata kunci: India Punjabi, Kepuasan Pernikahan, Aspek Pernikahan

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

Konseling

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal PSIKOLOGI KONSELING diterbitkan oleh Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. Jurnal PSIKOLOGI KONSELING merupakan wadah bagi peneliti, ...