Penelitian dibuat penulis untuk mencari pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Rasio Lancar Terhadap Debt to Equity Ratio pada Perusahaan Infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Penulis mengumpulkan 44 perusahaan pada sub sektor infrastruktur pada tahun 2015 - 2019, sehingga total dari sampel sebanyak 220 sampel. Dalam menganalisis mengunakan analisis regresi linear berganda. Pengambilan daripada sampel pada penelitian ini dilakukan dengan mengunakan purposive sampling. Hasil penelitain ini menunjukan bahwa secara simultan Pertumbuhan Penjualan dan Rasio Lancar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Debt to Equity Ratio. Sedangakan secara parsial Pertumbuhan Penjualan dan Rasio Lancar tidak memiliki pengaruh positif terhadap Debt to Equity Ratio.
Copyrights © 2022