LOGOS - Jurnal Filsafat Teologi
Vol 10, No 1 (2013)

KEMBALI MENJADI TANAH Satu Refleksi Ekologis Prapaska

Nadeak, Largus (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2014

Abstract

Fenomena manusia yang terasing dari tanah, terasing dari bumi, terasing dari Allah bisa kita amanti di data ekologis dan perilaku manusia dewasa ini. Di beberapa tempat tanah jadi tandus sulit hidup tanam-tanaman kerena sudah rusak oleh pestisida dan pupuk kimia; di beberapa kota dan daerah banjir makin sering karena hutan dan air tanah tidak dikelola dengan baik; di bumi manusia tidak peduli dengan tata ciptaan yang dikehendaki Allah Pencipta. Pandangan manusia atas statusnya yang bukan bagian bumi, dan tindakan yang berhubungan dengan pandangannya atas statusnya tersebut, turut memengaruhi keterasingan yang terjadi. Kembali menjadi tanah! Seruan ini yang disampaikan pada hari Rabu Abu, merupakan ajakan agar umat Kristen berubah dan bertobat, kembali menata hidup, kembali menata relasi dengan sesama dan dengan ciptaan lain di bumi, dan juga dengan Allah yang sudah memilih tinggal di bumi ini. Kembali menjadi tanah, merupakan proses perjalanan pengolahan tanah, pengolahan hidup sehingga manusia merasa damai sebagai tanah, dan bersama komunitas ciptaan Allah mengalami at home on earth.

Copyrights © 2013