Penelitian ini bertujuan 1) memperoleh gambaran tentang proses manajemen pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 6 Purworejo, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian; 2) mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat program GLS tersebut. Ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bahasa Indonesia, dan petugas perpustakaan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan pencermatan dokumen. Sedangkan analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program GLS di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 6 Purworejo telah berjalan dengan baik, sehingga program GLS dapat berlangsung hingga sekarang. Manajemen kedua sekolah diawali perencanaan berdasarkan Permendikbud No 23 Tahun 2015. Tahap kedua adalah pengorganisasian dengan membentuk Tim GLS dan menyusun job description. Tahap ketiga pengarahan yang diadakan melalui koordinasi bersama Tim GLS secara berkala dan memotivasi siswa. Tahap keempat pengendalian meliputi pengawasan dan evaluasi. Adapun faktor pendukung kedua sekolah adalah kepala sekolah, guru dan banyaknya fasilitas literasi. Faktor penghambat adalah input siswa yang tidak sama. Untuk mengatasi hambatan tersebut sekolah memberikan motivasi kepada semua siswa.
Copyrights © 2022