Energi listrik yang dibangkitkan pada pusat-pusat pembangkit perlu disalurkan ke pusat-pusat beban melalui saluran transmisi. Hal yang menjadi perhatian dalam penyaluran daya pada saluran transmisi adalah adanya rugi-rugi daya yang terdapat ada saluran tersebut. Perlu suatu kajian dasar tentang tentang pengaruh pemasangan Static VAR Compensator (SVC) pada sistem transmisi tenaga listrik dalam menanggulangin factor-faktor yang mempengaruhi terjadinya rugi-rugi daya pada saluran tersebut. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah simulasi menggunakan komputer dan perhitungan untuk mendapatkan parameter-parameter SVC yang akan disimulasikan. Simulasi dilakukan untuk melihat profil tegangan pada sistem sebelum dan sesudah dipasang SVC. Dari hasil simulasi sebelum pemasangan SVC diperoleh data Bus yang memiliki tegangan kritis atau dibawah standar. Dalam penelitian ini akan dikaji apa saja yang menjadi factor terhadap terjadinya rugi-rugi daya tersebut. Pembahasan yang dilakukan adalah rugi daya transmisi, regulasi tegangan, dan efisiensi saluran transmisi Rantauprapat - Padang Sidempuan menggunakan pendekatan saluran transmisi jarak menengah sesuai pada keadaan di lapangan. Konstanta-konstanta dan parameter-parameter saluran akan dihitung sesuai data-data yang ada di lapangan. Dari parameter dan konstanta tersebut baru analisis rugi-rugi daya yang terjadi pada saluran transmisi tersebut. Dari hasil perhitungan dapat diketahui faktor utama yang mempengaruhi besarnya rugi-rugi daya pada transmisi adalah arus beban yang fluktuasi. Sedangkan jatuh tegangan yang terjadi sebesar 13,35 KV. Rugi-rugi daya yang terjadi sebesar 4,722 MW dengan efisiensi sebesar 92,12 %, sehingga tidak perlu penggantian bahan atau perbaikan alat pada saluran tersebut Kata Kunci : Transmisi, daya, rugi-rugi daya, arus, tegangan
Copyrights © 2022