Kabupaten Jember telah menerapakan sistem informasi e-PPGBM namun hingga saat ini, tingkat penerimaan penggunanya belum dapat diketahui dikarenakan belum adanya penelitian terkait. Oleh karena itu, evaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem informasi e-PPGBM di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Jember perlu dilakukan. Penelitian observasional ini, menggunakan rancang bangun cross sectional. Sampel penelitian dipilih sebanyak 44 pengguna dengan teknik simple random sampling dan dianalisis dengan uji Spearman. Sistem informasi e-PPGBM dinilai mudah untuk digunakan oleh para pengguna. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif antar variable penelitian, yaitu perceived ease of use dengan perceived usefulness (????=0,001; p-value<0,05); perceived ease of use dengan attitude toward using technology (????=0,614; p-value<0,05); perceived usefulness dengan attitude toward using technology (????= 0,726; p-value<0,05); perceived usefulness dengan behavioral intention to use (????=0,652; p-value<0,05); perceived usefulness dengan actual technology use (????=0,585; p-value<0,05); attitude toward using technology dengan behavioral intention to use (????=0,78; p-value<0,05); attitude toward using technology dengan actual technology use (????=0,492; p-value<0,05); behavioral intention to use dengan actual technology use (????=0,672; p-value<0,05) Penerimaan pengguna terhadap e-PPGBM di Kabupaten Jember sudah sangat baik. Diharapkan e-PPGBM ini dapat dijadikan gambaran awal penerimaan sistem informasi kesehatan di Indonesia dan dijadikan acuan dalam pertimbangan oleh Pemerintah untuk mengevaluasi Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia Keywords: Evaluasi, Technology Acceptance Model, e-PPGBM, Sigizi
Copyrights © 2022