Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah peserta didik yang diajar dengan model PMRI hasil belajarnya mencapai ketuntasan belajar, (2) apakah kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori, dan (3) apakah peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih aktif daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Ambarawa. Melalui teknik cluster random sampling, diperoleh kelas VIIA sebagai kelas eksperimen menggunakan model PMRI dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol menggunakan model ekspositori. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode dokumentasi, metode tes, dan metode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peserta didik yang diajar dengan model PMRI hasil belajarnya mencapai ketuntasan belajar, (2) kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori, dan (3) peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih aktif daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori.
Copyrights © 2012