Jurnal Sylva Scienteae
Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Volume 5 No 1 Edisi Februari 2022

INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT MENURUT MASYARAKAT LOKAL (ETHNOMEDICINE) DI WILAYAH BUKIT BESAR KHDTK PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Devy Ryas Ayu Novryanti (Universitas Lambung Mangkurat)
Suyanto Suyanto (Universitas Lambung Mangkurat)
Mufidah Asyari (Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2022

Abstract

The potential spread of medicinal herbs is very necessary to be inventoried and conducted research. The purpose of this research is to identify the types of medicinal plants according to the local community in the Forest Area with Special Purpose Banjarbaru. The research method used is observation, inventory and interview with informants to identify medicinal plants in the research area. Informants numbered 4 informants from each nearby village. Data retrieval using the path method by purposive sampling as many as 4 paths representing the closure of natural forest and bushland. Observation of medicinal plants is carried out continuously sampling along the path. Total of the types of medicinal plants found in the research area of 1.4 Ha in natural forests there are 21 types of medicinal plants from 16 families and in shrubs as many as 10 species, from 10 different families. Based on the growth rate, obtained as many as 22 types of medicinal plants at all growth rates, including 9 types of seedling levels, 10 types of stake levels, 6 types of pole levels and 2 types of tree levels. The most consumed part to be used as medicine is the part of the leaves by drinking, whether it is through boiling, soaking, or squeezing.Potensi sebaran tumbuhan berkhasiat obat sangat perlu diinventarisasi dan dilakukan penelitian. Tujuan dilakukannya peneitian ini ialah mengidentifikasi jenis tumbuhan berkhasiat obat (Ethnomedicine) menurut masyarakat lokal di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Banjarbaru sebagai Hutan Pendidikan dan Pelatihan Universitas Lambung Mangkurat. Metode penelitian yang digunakan ialah observasi, inventarisasi dan wawancara dengan informan untuk mengidentifikasi tumbuhan obat di wilayah penelitian. Informan berjumlah 4 orang informan dari masing-masing desa terdekat. Pengambilan data menggunakan metode jalur dengan cara Purposive Sampling sebanyak 4 jalur yang mewakili penutupan lahan hutan alam dan semak belukar. Pengamatan tanaman obat dilakukan secara Continuous Sampling sepanjang jalur. Total dari jenis tumbuhan berkhasiat obat yang ditemukan  pada wilayah penelitian seluas 1,4 ha pada hutan alam ditemukan 21 jenis tumbuhan berkhasiat obat dari 16 famili dan pada semak belukar sebanyak 10 jenis, dari 10 famili yang berbeda. Berdasarkan tingkat pertumbuhannya,  didapatkan sebanyak 22 jenis tumbuhan obat pada semua tingkat pertumbuhan, diantaranya 9 tingkat semai, 10 tingkat pancang 6  untuk tingkat tiang dan 2 dengan tingkat pohon. Bagian yang paling banyak dikonsumsi untuk dijadikan obat ialah bagian daun dengan cara diminum, baik itu melalui perebusan, perendaman, maupun diperas

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jss

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Jurnal Sylva Scienteae merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang kehutanan, meliputi Teknologi Hasil Hutan, Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, dan Konservasi Hutan. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Terbit pertama kali di bulan Agustus ...