Edukasi lingkungan merupakan salah satu prinsip pengembanganekowisata yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.Edukasi lingkungan di ekowisata dilakukan untuk meningkatkankesadaran dan kepedulian wisatawan terhadap lingkungan hidup danbudaya masyarakat lokal, tak terkecuali di Equator Park Desa JerujuBesar. Pelaksanaan edukasi lingkungan di Equator Park harus dilakukansebagaimana pedoman pengembangan ekowisata yang telah ditetapkan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode empiris dengan menggunakan pendekatan secara deskriptifanalitis yang menggambarkan gejala-gejala di masyarakat untukkemudian dianalisis untuk mengetahui hubungan antar variabelpenelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studidokumen, wawancara, dan observasi.Pelaksanaan edukasi lingkungan di Equator Park telah dilakukan,namun masih terdapat perilaku membuang sampah sembarangan olehwisatawan yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap lingkungan. Haltersebut menandakan pelaksanaan edukasi lingkungan di Equator Parkbelum terlaksana sebagaimana mestinya. Perilaku tersebut disebabkanoleh keterbatasan sumber keuangan, kurangnya keseriusan pengelolaEquator Park, kurangnya upaya sosialisasi lingkungan hidup olehpengelola Equator Park, kurangnya kesadaran hukum masyarakat sertasituasi pandemi.Kata Kunci: Edukasi Lingkungan, Ekowisata, Equator Park
Copyrights © 2022