Kode : Jurnal Bahasa
Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021

Vaskular Sebagai Salah Satu Gangguan Berbahasa Yang Sulit Disembuhkan Sebuah Kajian Neuropsikolinguistik

Nurul Maulida Anwar (Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2021

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti mengenai gangguan berbahasa berarti halangan, rintangan, dan sesuatu yang menyusahkan seseorang dalam mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi, atau lata-kata untuk mengekspresikan,mengatakan, serta menyampaikan pikiran , gagasan, dan perasaan. Demensia merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada lanjut usia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, yaitu pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti. Objek penelitian dalam kasus ini adalah pria lanjut usia berumur 62 tahun yang sudah menderita DVa selama kurang lebih 1,5 tahun. mengalami gangguan syaraf hingga menyebabkannya defisit pada kemampuan kognitif, sulit berkomunikasi, dan kehilangan kontrol terhadap motoriknya. Seiring waktu, kondisi penderita semakin parah. Penderita sama sekali tidak bisa berbicara, tidak mampu merespons, tidak mampu menopang tubuhnya, dan akhirnya kehilangan kesadaran. Demensia vascular (DVa) adalah salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan berbahasa. Penderita demensia vascular akan mengalami deficit kognitif, sensorik, dan psikomotorik. Penyakit ini bisa dicegah, namun jika sudah terserang, sangat kecil kemungkinan untuk disembuhkan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

kjb

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan ...