Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa verbal dan bahasa non-verbal yang digunakan oleh peserta didik dalam mengekspresikan perasaan malu pada saat mengikuti perkuliahan dalam jaringan. Instrumen penelitian ini menggunakan puisi, lagu, dan rayuan/ gombalan untuk memicu hal-hal lucu dalam perkuliahan daring. Dari hasil analisis data ditemukan bahwa peserta didik menggunakan bahasa verbal dan non-verbal dalam mengekspresikan perasaan malu. Namun, bahasa verbal yang digunakan oleh peserta didik tidak memiliki banyak variasi bentuk seperti bahasa non-verbal yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan malu. Kata Kunci: Bahasa Verbal dan Non-Verbal, Rasa Malu, Perkuliahan dalam Jaringan
Copyrights © 2021