ABSTRAKDalam pengembangan industri beton memadat sendiri (Self Compacting Concrete), pemanfaatan fly ash dalam skala besar pada campuran material pembentuk beton sebagai bahan pengganti semen memiliki beberapa dampak yang menguntungkan. Fly ash memiliki butiran yang lebih halus dibandingkan dengan semen sehingga dapat mengisi rongga-rongga di antara butiran campuran beton. Selain itu, Fly ash memiliki kandungan Oksida Silika (SiO2) yang dapat bereaksi dengan kandungan Kalsium Hidroksida Ca(OH)2 dari produksi hidrasi reaksi semen dengan air, dan menghasilkan senyawa C-S-H yang dapat membangun kekuatan beton. Hal ini mendorong penelitian mengenai pengaruh substitusi parsial semen dengan fly ash terhadap kapasitas geser balok beton bertulang. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental menggunakan 3 balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete dengan kadar substitusi fly ash terhadap semen sebesar 50% dan 3 balok beton bertulang normal yang masing-masing memiliki dimensi penampang sebesar 18,5 cm x 15 cm, dan memiliki panjang 130 cm. Pengujian kapasitas geser dilaksanakan dengan memberi beban terhadap benda uji hingga mencapai keruntuhan geser. Hasil pengujian tersebut kemudian diteliti kembali untuk dianalisis mengenai pengaruh beban terhadap lendutan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahawa balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete memiliki lendutan yang lebih besar pada setiap kenaikan pembebanan.Kata Kunci : fly ash, hvfa-scc, kapasitas geser.
Copyrights © 2020