Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kapasitas Lentur Balok Beton Tulangan Bambu Ori Takikan Jarak 20 dan 30 mm Budi, Agus Setiya; Rismunarsi, Endang; Kharir, Kharir
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 22, Nomor 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.299 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v22i2.12879

Abstract

Bamboo is one of the potential material as a substitute for steel reinforcement. This paper will discuss the flexural capacity of concrete beam with Ori bamboo reinforcement notch V type. The use of the notch is expected to minimize the effects of shrinkage and slip. This study uses laboratory experimental method. Bamboo is used at least 2.5 years old. Bamboo in a notch with a V-shape with the distance between the notch is 2 cm and 3 cm. The sample size used in the form of a concrete beam is 11x15x170 cm. The compressive strength of concrete (fc’) used was 18.3 MPa, yield strength of bamboo (fyb) with nodia is 276.56 MPa, and a yield strength of steel (fys) is 486.6 MPa. Static loading is done with third point loading system. For comparison also tested steel reinforcement concrete beam with Ø-8 mm. Based on test results, the average value of flexural capacity test on a sample of concrete beams reinforced bamboo Ori V notches on the distance between the notch 20 mm is 0.412 tm, and the average value of flexural capacity on the distance between the notch 30 mm is 0.387 tm and the average value of flexural capacity of concrete beam test with steel reinforcement Ø-8 mm is 0.516 tm.
PENGARUH KADAR AKTIVATOR 0,43 DAN RASIO SS/SH (2,0-3,0) PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN BAHAN DASAR FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN Budi, Agus Setiya; Setiono, Setiono; Akbar, Masdihar
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 10, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v10i2.11535

Abstract

AbstractAn alternative to reduce carbon dioxide emissions is to replace cement with fly ash in geopolymer concrete. Geopolymer concrete is an alternative to reducing carbon dioxide emissions by replacing 100% cement with other materials such as fly ash and a combination of SS (sodium silicate) and SH (sodium hydroxide). This research can provide knowledge on how the slump and compressive strength of geopolymer concrete produced with the use of alkali activator: fly ash ratio of 0.43. The test object consisted of 5 samples of size 15 cm x 30 cm with SS/SH variation of 2.0; 2.5; 3.0. The workability test was conducted using the slump test, while the compressive strength was conducted using a compression testing machine. The slump test results of variations 2.0; 2.5; 3.0 were 18.5 cm, 18 cm, and 17 cm, respectively. In addition, the compressive strength values were 40.78 MPa; 44.97 MPa; 45.80 MPa, respectively.  Keywords—alkali activator, geopolymer concrete, fly ash, compressive strength.
PENGARUH KADAR AKTIVATOR DAN RASIO SS/SH PADA BETON GEOPOLIMER TERHADAP KUAT TEKAN Budi, Agus Setiya; Tampubolon, Jericho Fernandez
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2024): September 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jrrs.v8i1.98780

Abstract

Beton konvensional memiliki dampak yang signifikan terhadap jejak karbon yang diakibatkan karena proses produksinya, terutama pembuatan bahan utamanya, yaitu semen. Oleh karena itu diperlukan segera upaya untuk mencari material lain sebagai pengganti semen dalam pembuatan beton. Salah satu pengganti semen dalam pembuatan beton adalah dengan beton geopolimer. Beton geopolimer merupakan beton yang memiliki reaksi berbeda dengan beton konvensional yaitu reaksi polimerisasi. Beton ini menggunakan limbah dari hasil pembakaran batu bara berupa fly ash yang membutuhkan aktivator untuk mengikat campuran fly ash dengan pasir dan kerikil. Penelitian ini akan meninjau pengaruh kadar aktivator dan variasi rasio SS/SH terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari. Bahan kimia yang digunakan untuk mengaktifkan reaksi polimerisasi pada fly ash adalah dengan menggunakan alkali hidroksida dan alkali silika atau dengan sodium silikat (SS) dan sodium hidroksida (SH). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium dengan benda uji silinder tinggi 30 cm dan diameter 15 cm dengan menggunakan kadar aktivator 0,33 untuk perbandingan alkali dengan fly ash dan variasi SS/SH sebesar 0,5 ; 1,0 ; dan 1,5. Berdasarkan hasil eksperimen didapat kuat tekan maksimum sebesar 41,16 MPa pada rasio SS/SH 1,5.
PERILAKU GESER BALOK BERTULANG HVFA-SCC (STUDI KASUS BALOK DENGAN RASIO BENTANG GESER TERHADAP TINGGI EFEKTIF 2.5) Ridho, Alfian Muhammad Rosyid; Wicaksono, Fendy Prayogo; Saifullah, Halwan Alfisa; Budi, Agus Setiya; Suproyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.55607

Abstract

Keruntuhan geser sangat dihindari dalam merancang konstruksi bangunan karena karena sifatnya getas dan terjadi secara tiba – tiba sehingga sulit untuk diprediksi.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana Gempa di Kelurahan Mangkubumen Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Basuki, Achmad; Purwanto, Edy; Saifullah, Halwan Alfisa; Safitri, Endah; Santosa, Bambang; Budi, Agus Setiya; Supriyadi, Agus; Kristiawan, Stefanus Adi
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.56221

Abstract

Kota Surakarta merupakan wilayah yang berdekatan dengan jalur lempeng Eurasia dan Indo-Australia. Ada perkiraaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa jika terjadi gempa megathrust di pertemuan lempeng tersebut akan mengakibatkan gempa dengan kekuatan di atas 8 SR. Guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang terjadi maka diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, para pemangku kepentingan, dan tenaga kerja bidang konstruksi sehingga korban jiwa dan kerugian materi bisa ditekan seminimal mungkin. Waktu terjadinya gempa tidak dapat diperkirakan dengan pasti. Kota Surakarta pernah juga terdampak gempa Yogyakarta tahun 2006. Dari pengalaman tersebut tampak kesiapan mitigasi bencana gempa di beberapa wilayah terdampak sebagian besar masih kurang. Research Group SmartCrete, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret melakukan pengabdian masyarakat di Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya mitigasi bencana gempa. Kegiatan pengabdian diawali dengan penggalian pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana gempa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pengetahuan gempa dan dampaknya pada infrastruktur. Upaya-upaya mitigasi bencana gempa bumi, termasuk penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) gempa pada pembangunan infrastruktur juga disampaikan dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan terjadi perbaikan pola pikir, pola tindak dan pola antisipasi serta aksi sigap dari masyarakat terhadap bahaya gempa bumi.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Basuki Adi Kusuma, Imam Brata Agus Supriyadi Aji Sutrasno, Muhammad Irsyad Aji, Gilang Dwi Aji, Sonny Bhaksono Akbar, Masdihar Alisiyah, Syifa Rahma Amalia, Karina Puspa Andrian, Dhimas Andrianing, Silvia Sabela Anes, Azwar Anggen, Wandrianto Arieffyanto, Farid Arieffyanto, Farid Arifia, Febri Arjiantoro, Feri Arjiantoro, Feri Aryono, Ilham Aulia, Putri Sukma Bambang Santosa Baridwan, Bagus Zaki Budi Utomo Cahyanto, Heru Dianata, Reidha Arif Dwi Budi Santoso Dwi Nugrahani, Dhani Ulfa Edy Purwanto Endah Safitri Endang Rismunarsi, Endang Fatah, Vicktoreza Fatah Fathoni, Helmi Fatimah, Isnadia Nurul Fauzi, Fery Gunawan, Purnawan Gunawan, Purnawan Hambali Hambali Hardiman, Satria Erlangga Hardiyanti, Putri Ayu Hartono, Oktavian Farrozy Himawan, Zainuddin Indra Himawan, Zainuddin Indra Ichsan, Riswanda Binta Indriyanto, Laras Ari Indriyanto, Laras Ari Isman, Ayu Noviana Isman, Ayu Noviana Juningsih, Eka Kharir Kharir, Kharir Kholifah, Kharir Nur Kholifah, Kharir Nur Krakata, Yudha Kristiawan, Stefanusi Adi Kurniawan, Dian Kurniawan, Ridlo Dwi Kusno Adi Sambowo Lintang, Karin Sebastia Luthfiana, Maulida Marwanto, Ary Mohammad, Rendy Muhadzib, Muhammad Tsaqif Muhanifah, Hevina Mukahar, Mukahar Mukti, Fajar Hari Mukti, Fajar Hari Mulya, Favian Gustav Mulya, Reza Pratama Mulyanto, Joni Mulyono, Andri Murti, Hudha Pramudya Nahar, M. Nanang Syaifun Nugroho, Hananto Nugroho, I Sapto Agung Nugroho, Okto Wisnu Nurfaizi, Elfizar Nurfuadianto, Aris Oktaviana, Fresta Oktavianto, Arizka Fadhil Pambudi, Cahyo Dwi Pasa, Alsenda Kemal Pasa, Alsenda Kemal Perwira, Eka Perwira, Eka Pradana, Anugerah Fajar Prasetyo, Benny Tri Pratama, Fajri Pratama, Kevin Ferdinand Prayitno, Slamet Prayitno, Slamet Priyono, Aris Putra, Fachri Ferdiansyah Putro, Shendy Nurcahyo Rahardian, Lutfi Dwi Ratih, Patria Eka Regkidiniyanto, Regkidiniyanto Regkidiniyanto, Regkidiniyanto Ridho, Alfian Muhammad Rosyid Rohmad, Nur Rozani, Maulana Eva S. Anggen1, Wandrianto S. Anggen1, Wandrianto Safira, Hapsari Octa Saifullah, Halwan Alfisa Sanjaya, Adil Budi Sasmito, Alif Sekar Arum, Sekar Senot Sangadji, Senot Setiono Setiono Setiyawan, Chomarudin Haris Shelina, Sheilla Sri Kartika, Agelia Gita Stefanus Adi Kristiawan Suciandari, Ermadea Presty Sugianto, Putut Sugianto, Putut Sugiyarto Sugiyarto Sunarmasto, Sunarmasto Sunarmasto, Sunarmasto Sunaryo Sunaryo Supardi Supardi Suproyadi, Agus Suryani, Suci Indah Tampubolon, Jericho Fernandez Uswah, Hanafi Akhmad Wibowo Wibowo Wicaksono, Fendy Prayogo Widayanto, Totok Widya Nurhayati, Surya Perdana Wijaya, Reyhan Prastha Yolanda, Yulia Yudhanto, Faisal Arya Yulistanto, Nugroho