Paradigma pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia merupakan literasi budaya. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia secara formal dimulai ketika memasuki sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Secara keseluruhan formal masing-masing anak mendapatkan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia selama 12 tahun. Tujuan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia agar peserta didik memiliki kemampuan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk meningkatkan kemampuan intelektual, dan dapat menghargai serta membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dapat efektif apabila mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan indikator pencapaian. Guru sebagai pembimbing diharapkan mampu menciptakan kondisi dan suasana yang strategi yang dapat membuat peserta didik nyaman dalam mengikuti pembelajaran. Untuk meningkatkan cara belajar bahasa dan sastra Indonesia yang efektif diperlukan strategi yang tepat agar pembelajaran dapat berjalan dengan optimal dan efektif.
Copyrights © 2021