Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak kulit buah markisa dalammenghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus penyebab terjadinya infeksi sepertiAngular cheilitis, abses, dan denture stomatitis. Kulit buah markisa ungu dimaserasi,di pecahkankonsentrasi 30%, 50%, 75% dan 100%. Metode uji dengan disc diffusion ( Tes Kirby-Bauer)dilanjutkan uji statistik one way ANOVA Nilai rata- rata zona hambat terendah adalah 12,8 mm danterbesar 16,7 mm. Maka ekstrak kulit buah dari markisa berwarna ungu dengan konsentrasi 100%memiliki efek antibakteri tertinggi terhadap Staphylococcus aureus dan efek antibakteri terendahpada konsentrasi 30%.
Copyrights © 2020