This research is a classroom action research (Classroom Action Research) which aims to improve physics learning outcomes through problem-based learning models. The subjects of this study were students of class XI IPA of SMA Negeri 1 Marga in the odd semester of the 2018/2019 academic yearconsisting of 39 students. The study was conducted in two cycles consisting of four activities, namely: planning, implementing actions, observing and reflecting. In cycle I held for two meetings and in cycle II held for three meetings. Data collection techniques used in this study are the data of students' physics learning outcomes taken from each cycle of the test and data on the teaching and learning situation taken at the time of the action using observation sheets. Based on the results ofquantitative analysis using learning outcomes tests in the evaluation of physics subjects in the first cycle showed that the number of students who achieved grades above the KKM was 14 people with a percentage of 35.90% and in the second cycle, the number of students who achieved grades above the KKM were 32 people with a percentage of 82.05%. Based on the results of this study, it can be concluded using the Problem Based Learning Model that can improve the physics learningoutcomes of students of SMA Negeri 1 Marga grade XI on business and energy materials. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Marga pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 39 siswa. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I dilaksanakan selama dua kali pertemuan dan pada siklus II dilaksanakan selamatiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar fisika siswa yang diambil dari tes setiap siklus dan data mengenai situasi belajar mengajar diambil pada saat dilaksanakan tindakan dengan menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif dengan menggunakan tes hasill belajar pada evaluasi mata pelajaran fisika pada siklus I menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM adalah 14 orang dengan persentase 35,90% dan pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM adalah 32 orang dengan persentase 82,05%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa SMA Negeri 1 Marga kelas XI pada materi usaha dan energi.
Copyrights © 2020