PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015

KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PEMAHAN KABUPATEN KETAPANG

NIM. E01109005, Bernadeta Rauli Sinambela (fisip)



Article Info

Publish Date
09 Feb 2016

Abstract

Kualitas pelayanan yang terjadi di Puskesmas Pemahan Kabupaten Ketapang masih kurang maksimal. Berdasarkan  permasalahan yang ada  misalnya dalam pelayanan yang diberikan puskesmas kepada pasien yaitu sarana kesehatan dan sarana penunjang untuk kelancaran pelayanan masih terbatas dan belum tersedia, kurangnya tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas pelayanan di Puskesmas Pemahan. Dalam penelitian ini menggunakan teori Zeithaml-Parasurman-Berry tentang dimensi pokok  kualitas pelayanan, karena pelayanan berkaitan erat dengan jasa yang diterima oleh  masyarakat selaku pelanggan. Selain itu, teori tersebut juga lebih tepat untuk menjawab permasalahan yang akan diteliti. Teori Kualitas Pelayanan tersebut dipengaruhi oleh dimensi berwujud (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dimensi keandalan (reliability), dimensi daya tanggap (responsiveness),dimensi empati (emphaty) sudah terlaksana dengan baik, dimana pada dimensi reliability  petugas memberikan  pelayanan cepat dan  tepat sesuai dengan prosedur dan lama pelayanan yang sudah ditetapkan, pada dimensi responsiveness penyampaian keluhan pasien dapat disampaikan secara langsung dan lisan kepada petugas di loket dan dapat bertanya kepada petugas puskesmas lainnya dan untuk dimensi emphaty  petugas di puskesmas Pemahan berusaha memahami kebutuhan pasien serta menerima kritik dan saran yang membangun dari pasien. Sedangkan pada dimensi tangible dan dimensi  assurance belum terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dengan dimensi tangible kurangnya tenaga kesehatan, sarana dan fasilitas fisik yang ada di puskesmas Pemahan kurang memadai, sedangkan pada dimensi assurance kekurangan sumber tenaga kesehatan yang lebih professional lagi artinya bahwa puskesmas belum bisa memberikan jaminan secara maksimal kepada pasien. Saran dari peneliti terkait kualitas pelayanan yaitu diharapkan Puskesmas mampu bekerja secara efektif dan  lebih baik dengan  menyediakan sarana kesehatan dan sarana penunjang untuk kelancaran  pelayanan,  menambah sumber tenaga kesehatan yang kompeten dalam memberikan pelayanan di puskesmas. Kata-kata Kunci : Kualitas  Pelayanan, Puskesmas

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

publika

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen ...