Strategi pembelajaran membaca Al-Qur’an, pendidikmenggunakan strategi perencanaan meliputi penyusunanperangkat pembelajaran secara baik dengan pemilihanpendekatan, strategi, teknik, metode, media, sumber belajar,evaluasi pembelajaran dan tindak lanjut. Dan juga memunculkansuatu semangat untuk belajar yang saling bersaing antara pesertadidik dengan peserta didik yang lain namun dengan persaingansehat yang nantinya dapat meningkatkan lancar membaca Al-Qur’an, walaupun dalam suasana pandemi Covid-19. Faktorpendukung dalam meningkatkan motivasi belajar membaca Al-Qur’an peserta didik apabila sarana dan prasaranasudahmemandai menjadi faktor utama prosespembelajaran membaca Al-Qur’an sehingga tidak ada kekuranggan ketika peserta didik dalambelajar. Faktor penghambat pada peserta didik kelas VII dalammeningkatkan lancar membaca Al-Qur’an di era Covid -19 yakniRencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak sesuai dengan targetwaktu pembelajaran karena terdapat kegiatan sekolah, adanyarapat mendadak, dan libur sekolah sehingga mengurangi alokasiwaktu dalam perencanaan. Keterbatasan ruangan dan tatap mukamenjadikan, proses pembelajaran terhambat. Hal ini perludicarikan jalan keluarnya agar proses pembelajaran tetap berjalandengan sebaik-baiknya. Baca tulis Al-Quran tentunya sangatdibutuhkan oleh peserta didik untuk mendalami materi dalam matapelajaran Pendidikan Agama Islam, yang bersumber kepada Al-Quran dan Sunnah Rasul SAW. Menjadi pendidik yang kreatif tentunya sangatlah di tuntut pada saat pandemic covi-9, karenapelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media sosial,namun secara esensial tidak terlepas dari teori-teori yang sudahada dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini.
Copyrights © 2020