Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Wanujoyo Lor, Srimartani, Piyungan Bantul yangberjarak 22 KM dari kampus UMY, dengan mitra Kelompok Jahit Mandiri. Pengabdian ini merupakantahun kedua dari pengabdian masyarakat yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Permasalahanyang dihadapi saat ini yaitu kelompok jahit mandiri yang anggotanya adalah beberapa ibu-ibu rumahtangga membutuhkan pengembangan usaha untuk meningkatkan penerimaan order dikarenakan padamasa pandemi Covid 19 pesanan produk berupa baju menurun cukup drastis. Sehingga dibutuhkandiversifikasi produk dan juga peningkatan manajerial pengelolaan organisasi. Solusinya pertama adalahpenambahan alat atau mesin jahit dengan skala produksi sehingga bisa digunakan untuk menjahit denganjenis bahan yang lebih beragam. Pengembangan produk baru di tengah masa pandemi covid 19 makasalah satu produk yang dibuat adalah masker kain yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Metode yangdilakukan yaitu pengadaan alat, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan dan pendampinganmenggunakan mesin jahit skala produksi, meningkatkan keterampilan menjahit dan mendesain modelmasker yang nyaman dipakai dan sesuai standar WHO serta pelatihan mengenai pengelolaan UMKM.
Copyrights © 2020