Tepung singkong yang dimodifikasi (MOCAF) merupakan produk pascapanen singkong bernilaiekonomi tinggi, tetapi belum banyak diketahui potensinya, termasuk oleh para pelaku budidayamaupun usaha singkong. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan anggota PKK DawisMelati tentang produk olahan mocaf. Studi ini dilaksanakan di Padukuhan Mendak, KabupatenGunungkidul dengan melibatkan 13 orang anggota PKK Dawis Melati sebagai responden. Pengenalanproduk olahan mocaf dilakukan dengan membuat panganan lokal, seperti bakwan sayur dan tempemendoan. Uji kesukaan (preferensi) terhadap produk olahan mocaf tersebut dievaluasi melalui metodeblind tasting. Sebagai pembanding, uji kesukaan juga dilakukan terhadap jenis panganan yang sama,tetapi berbahan dasar tepung terigu. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa 54% respondenmenyatakan preferensi tertingginya pada bakwan sayur dari tepung mocaf dibandingkan denganbakwan sayur dari tepung terigu. Sebaliknya, tempe mendoan berbahan dasar tepung mocaf sangatdisukai oleh 92% responden. Pengenalan dan uji preferensi ini berhasil meningkatkan kemampuananggota PKK dalam membedakan produk olahan mocaf dan tepung terigu.
Copyrights © 2020