Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran dan fungsi gereja dalam hubungannya dengan kebudayaan suatu daerah, secara khusus kebudayaan sansiotte sampate-pate, untuk dijadikan sebagai suatu refleksi teologi kontekstual. Tulisan ini menggunakan pendekatan kebudayaan khususnya sansiote sampate-pate yang mempunyai peran, nilai-nilai dan relevansi nilai dari budaya sansiotte sampate-pate dalam kehidupan gereja. Gereja dalam misi pelayanannya harus mampu berbuat sesuatu dalam tugas misinya untuk melestarikan dan mengoperasionalkan nilai budaya sansiotte sampate-pate, agar dipakai sebagai sarana misi pemberitaan Injil untuk terciptanya teologi yang kontekstual.
Copyrights © 2021