Penelitian didasarkan permasalahan bahwa terdapat keterbatasan fasilitas pendukung pelayanan, keterbatasan aparatur secara kualitas dan kuantitas sehingga pelayanan Kantor SAR Pontianak tidak terlepas dari keluhan dan kritik masyarakat yang selalu berharap prima dalam menangani musibah maupun dalam menanggulangi bencana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SAR Pontianak seringkali menuai keluhan masyarakat, baik dalam hal kepastian waktu dan akurasi pelayanan menangani korban maupun mengatasi kasus-kasus musibah maupun bencana yang terjadi, tetapi didasarkan kesopanan dan keramahan aparatur dalam pemberian pelayanan, tanggung jawab, serta memahami keterbatasan sarana dan prasarana pelayanan maka masyarakat dapat memakluminya. Formalisme pelayanan yang diselenggarakan berdasarkan sistem komando dan SOP yang telah ditetapkan, sehingga aparatur dapat bertindak secara efektif dan efisien. Atas keterbatasan yang dimiliki Kantor SAR Pontianak dalam menyelenggarakan pelayanan/tugas kemanusiaannya terus berupaya meningkatkan komitmen tanggung jawab aparatur secara kualitas maupun kuantitas, peningkatan disiplin, wawasan, pendidikan dan kecakapan, serta kelengkapan peralatan kerja untuk melayani masyarakat selaku korban bencana. Kata-kata Kunci: Pelayanan, Penanganan Musibah dan Pertolongan Kemanusiaan
Copyrights © 2017