Jurnal Berita Kesehatan
Vol 11: Desember 2019

Faktor yang memengaruhi penanganan pasien cedera kepala di Instalasi Gawat Darurat RSUD Haji Makassar

admin LP2M (Ilmu Keperawatan, Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya)
Dg Mangemba (S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Cedera kepala masih merupakan permasalahan kesehatan global sebagai penyebab kematian, disabilitas, dan definisi mental. Cedera kepala masih menjadi penyebab utama kematian disabilitas pada usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi pengetahuan perawat dalam penanganan pasien cedera kepala (eidura hematom) di Instalasi Gawat Darurat RSUD Haji Makassar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan survei analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Instalansi Gawat Darurat RSUD Haji Makassar, teknik pengambilan sampel adalah total sampling, jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil uji statistik dengan chi-square menunjukkan ada hubungan pada kemampuan dengan penanganan pasien cedera kepala (epidural hematom) dengan p=0,003. Ada hubungan antara keterampilan dengan penanganan pasien cedera kepala (epidural hematom) dengan p=0,011. Ada hubungan antara motivasi dengan penanganan pasien cedera kepala (epidural hematom) p=0,003. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua faktor berhubungan dengan penanganan pasien cedera kepala (epidural hematom) di Instalasi Gawat Darurat RSUD Haji Makassar. Maka dari itu diharapkan kepada para perawat untuk lebih meningkatkan mengenai penanganan cedera kepala (epidural hematom).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JBK

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Berita Kesehatan (JBK) merupakan bagian dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar. JBK merupakan wadah publikasi illmiah untuk peneliti, dosen, dan praktisi kesehatan secara umum. JBK pertama kali diterbitkan dengan ISSN ...