Putaran input poros rotor magnet permanen pada alternator sepeda motor yang menimbulkan perubahan fluks medan magnet melintasi bidang lingkaran penghantar kumparan fasa stator menghasilkan parameter out put energi listrik ac. Pada rancang bangun energi mekanis out put motor listrik ac menggerakkan putaran poros puli rotor magnet permanen alternator pada kecepatan rpm Vrpm1(rotor) = 2880,6 rpm dengan lama sudut putar medan magnet t1(θ.magnet) = 3,47 mS melintasi bidang penghantar kumparan fasa stator menghasilkan parameter listrik ac parameter frekuensi f0(ac.fasa) = 140,8 Hz dan tegangan listrik V01(ac.fasa) = 202,6 volt pada out put alternator. Kemudian dilakukan perubahan energi mekanis pada kecepatan rpm Vrpm2(rotor) = 2500,2 rpm untuk lamanya t2(θ.magnet) = 3,99 mS menghasilkan perubahan frekuensi menjadi f02(ac.fasa) sebesar 116,7 Hz dan V02(ac.fasa) sebesar 170,2 volt. Kesimpulannya energi mekanis out put putaran motor listrik ac pada kecepatan rpm tertentu menggerakkan putaran puli rotor magnet permanen untuk melintasi lingkaran bidang inti normal kumparan fasa stator menjadi faktor isyarat yang menentukan sinyal frekuensi f0(ac.fasa) dan tegangan listrik ac V0(ac.fasa) pada out put alternator.
Copyrights © 2022