Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kekerapan guru menggunakan level inkuiri dalam pembelajaran IPA di sekolah; 2) level inkuiri yang dominan digunakan guru dalam pembelajaran di kelas. Populasi adalah guru IPA SMP di Pulau Flores dan Lembata dengan sampel diperoleh secara acak dengan jumlah 140 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan menggunakan google form. Instrumen penelitian menggunakan skala likert berjumlah 27 butir, yang terdiri atas 9 butir untuk masing-masing level inkuiri. Analisis deskriptif digunakan untuk tingkat kekerapan level inkuiri dan analisis faktor digunakan untuk menentukan inkuiri yang dominan digunakan guru dalam pembelajaran IPA di kelas. Hasil penelitian menunjukkan 1) Tingkat kekerapan guru menggunakan prinsip inkuiri dalam pembelajaran IPA di kelas adalah selalu menerapkan untuk structured inquiry (4,23), biasa menerapkan untuk guided inquiry (4,10) dan biasa menerapak untuk open inquiry (3,83); 2) Structured inquiry merupakan faktor dominan bagi guru dalam menerapkan pembelajaran IPA di kelas dengan kontribusi sebesar 74,291%.
Copyrights © 2022