PTKIN di Aceh sebelumnya dalam bentuk IAIN, STAIN dan STAI Swasta, melakukan transformasi kelembagaan menjadi UIN, IAIN, dan STAIN sejak tahun 2006 sampai dengan tahun 2016. Artikel ini mendiskusikan bagaimana proses transformasi kelembagaan PTKIN di Aceh? Bagaimana dampaknya terhadap tradisi akademik civitas akademika dan kehidupan keagamaan masyarakat pasca transformasi. Analisis kajian fokus pada tata kelola, pendidikan dan pengajaran, sumber daya manusia, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh PTKIN di Aceh. Metode penelitian yang dipilih secara kualitatif dan teknik pengumpulan data secara wawancara dengan lima pimpinan PTKIN, observasi lapangan dan telaah literatur, serta dokumen yang diperoleh dari lima PTKIN di Aceh. Penelitian ini menemukan bahwa PTKIN di Aceh telah terjadi perbaikan tata kelola manajerial, peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran, semakin tinggi kualitas SDM, bertambahnya jumlah penelitian dan publikasi ilmiah, dan semakin meningkat kreatifitas pengabdian kepada masyarakat. Hal ini telah berdampak pada kesejahteraan masyarakat Aceh.
Copyrights © 2021