Nyeri pasca operasi pada pasien kanker dapat menyebabkan depresi, insomnia, dan penurunan kualitas hidup bagi sebagian besar pasien. Sehingga di perlukan intervensi untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, Pendekatan nonfarmakologi yang biasa dilakukan dalam upaya penanganan nyeri pada pasien pasca operasi Ca mamae adalah distraction therapy, Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektifitas penerapan distraction therapy pada pasien post-operative kanker payudara dengan keluhan nyeri. Metode penelitian yang kami gunakan disini adalah literatur review dengan menggunakan basis data elektronik melalui jurnal dari internasional maupun nasional seperti google scholar, science Direct, dan Pro-Quest, dengan kata kunci implementation, distraction theraphy, post operative pain, breast cancer. Pencarian literatur awal didapatkan 97 artikel (Google Scholar 58, Science Direct 26, Pro-Quest 13). 82 Artikel yang dikeluarkan tidak sinkron dengan topik pembahasan yaitu tentang distraction theraphy pada pasien dengan nyeri post operative kanker payudara. 15 artikel full text memenuhi kriteria. Kesimpulan: Distraction therapy efektif digunakan pada pasien pasca operasi kanker payudara dengan keluhan gangguan rasa nyaman nyeri. Metode tersebut secara signifikan dapat menurunkan skala nyeri setelah penerapan terapi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai opsi intervensi penanganan nyeri dengan metode non farmakologis.
Copyrights © 2021