Abstrak Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor industri yang dapat diandalkan sebagai indikator dalam stabilitas perekenomian baik di tingkat lokal ataupun daerah. Fungsi UMKM sendiri selain sebagai roda bisnis, akan tetapi juga sebagai pemberdayaan masyarakat pada umumnya. Pemerintah berupaya memotivasi melalui kebijakan-kebijakannya serta dorongan kepada pada pengusaha kecil dan menengah, agar selalu dapat mengembangkan dan memperluas kegiatan usahanya. Pelatihan-pelatihan yang dilakukan kepada para pengusaha kecil dan menengah ini diharapkan dapat dijadikan penambahan nilai pada produk yang mereka buat, seperti halnya pembuatan kemasan maupun kualitas makanan. Akan tetapi kontribusi UMKM masih kecil dikarenakan kurangnya lemahnya daya saing produk UMKM. Daya saing dan performa UMKM yang lemah dapat ditingkatkan oleh supply chain management (manajemen rantai pasokan). Penelitian ini difokuskan pada manajemen rantai pasokan dalam kaitannya dengan kualitas makanan (food quality). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen rantai pasokan yang dilihat dari kepercayaan (trust), komunikasi (communication), dan adaptasi (adaptation) terhadap kerja sama yang implikasinya terhadap kualitas makanan (food quality). Sampel yang digunakan sebanyak 75 UMKM kuliner di Jakarta. Untuk menguji model penelitian maka dilakukan pengujian secara empirik menggunakan partial least square (PLS). Kata Kunci: manajemen rantai, kerja sama, kualitas makanan
Copyrights © 2022