Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai budaya yang terdapat dalam adat Majemukan, di Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Penelitian menggunakan metode etnografi dengan jumlah subjek sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majemukan memiliki nilai-nilai budaya yaitu: 1) nilai religius, dapat dilihat dalamĀ rangkaian acara berupa rasa syukur dan pemanjatan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mulai dari arak gunungan, proses mendoakan berbagai ubo rampe, dan kesenian leyek; 2) nilai kemanusiaan, terlihat dalam pembagian hasil bumi kepada seluruh warga yang datang dalam acara mejemukan, dan terlihat pada keadilan dalam pembagian tugas, 3) nilai gotong royong, terlihat pada kerjasama yang dibangun dalam persiapan dan pelaksanaan yang melibatkan seluruh warga dusun, warga pondok dan perangkat desa, 4) nilai demokrasi, dapat dilihat dalam kegiatan rapat koordinasi dan dalam pengambilan suatu keputusan.The cultural values of Majemukan in Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, YogyakartaThis study aims to determine the cultural values contained in the Majemukan custom in the Giriloyo Hamlet, Wukirsari, Imogiri, Bantul. The study used an ethnographic method with a total of 6 subjects. Data collection techniques use interviews, while data analysis uses domain analysis techniques, taxonomic analysis, and componential analysis. The results of the study show that pluralism has cultural values, namely: 1) religious values, which can be seen in a series of events in the form of Gunungan and prayer to God Almighty, starting from the mountain wine, the process of praying for various ubo rampe, and leyek arts; 2) the value of humanity, seen in the distribution of agricultural produce to all residents who come to the boring event, and seen injustice in the division of tasks, 3) the value of mutual cooperation, seen in the cooperation that was built in preparation and implementation involving all hamlet residents, cottage residents and village officials, 4) the value of democracy, can be seen in coordination meeting activities and in making a decision.
Copyrights © 2022