Paralisis periodik hipokalemia adalah bentuk yang paling umum dari kelumpuhan periodik. Meskipun prevalensi pastinya tidak diketahui, periodik paralisis hipokalemiadiperkirakan mempengaruhi 1 dari 100.000 orang. Kondisi tersebut terjadi tiga sampai empat kali lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Data berasal dari autoanamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor risiko, mendiagnosis dan memberikan tatalaksana secara tepat pada pasien dengan kecurigaan periodik paralisis hipokalemia sehingga mencegah teradi komplikasi. Studi yang dilakukan yaitu case report . Hasil penelitian ini yaitu berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang dapat ditegakkan diagnosis periodik paralisis hipokalemia sesuai dengan pedoman diagnosis periodik paralisis hipokalemia. Setelah diberikan terapi yang sesuai pada pasien terjadi perbaikan kadar kalium menjadi normal.
Copyrights © 2022