Perwujudan Poros Maritim Dunia sebagai konsep geopolitik yang dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo di forum Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur (East Asia Summit/EAS) ke-9, tidak bisa lepas dari aspek keamanan maritim sebagai bagian dari keamanan nasional dalam rangka menjaga kepentingan nasional yang merujuk pada tindakan preventif dan responsif dari ancaman terhadap keamanan maupun tindak pelanggaran hukum lainnya. melalui metode pendekatan deduktif dan deskriptif dengan analisis SWOT dalam mewujudkan hal tersebut, diperlukan smart maritime diplomacy guna menciptakan dan menjamin keamanan maritim di Indonesia di kawasan global dan regional dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Artikel ini akan mengulas tentang pentingnya kekuatan dan kapabilitas TNI AL sebagai salah satu alat diplomasi maritim yang mampu melaksanakan smart maritime diplomacy guna menjamin keamanan maritim khususnya dikawasan Laut Cina Selatan. Meningkatkan kerjasama bidang keamanan dengan negara lain dalam bidang keamanan (soft maritime diplomacy) dan pengembangan kemampuan alutsista TNI AL (hard maritime diplomacy).
Copyrights © 2022