Pemesinan elektrokimia (ECM) adalah metode pemesinan non konvensional yang unik dalam proses pembentukan benda kerja untuk parameter optimal karena memeiliki keuntungan seperti tidak adanya keausan pada pahat (tool), sifat lapisan permukaan setelah pengerjaan mirip dengan bahan inti dan kualitas serta akurasi permukaan meningkat bersamaan dengan peningkatan laju pelepasan material. Keuntungan lain dari permesinan elektrokimia, yaitu tentang ekologi sehingga menciptakan minat industri dalam berbagai elemen manufaktur yang terbuat dari bahan dengan sifat khusus seperti pada pembuatan turbine blade. Dalam penelitian ini akan dilakukan eksperimen tentang optimasi parameter proses pemesinan ECM seperti voltage, konsentrasi jenis cairan elektrolit, dan gap width terhadap respon kekasaran permukaan dan material removal rate (MRR). Metode penelitian yang digunakan adalah metode multirespon dengan DOE (design of experiment) Taguchi dan Grey Relational Analysis (GRA). Hasil penelitian menunjuukan bahwa setting kombinasi variabel-variabel proses yang signifikan untuk memaksimalkan MRR dan meminimalkan kekasaran permukaan berdasarkan hasil optimasi dengan menggunakan metode Taguchi-GRA adalah kombinasi faktor voltage pada 48 Volt , konsentrasi elektrolit pada 150 g/l, dan gap width pada 2 mm. Variabel proses yang memiliki kontribusi terbesar terhadap variasi respon adalah yaitu voltage sebesar 65,18%, kemudian variable gap width sebesar 23,55%, dan kontribusi oleh konsentrasi elektrolit oleh adalah sebesar 11,22%.
Copyrights © 2022