Bakteri Helicobacter pylori merupakan salah satu bakteri yang dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan masalah serius seperti penyakit tukak lambung hingga kanker lambung. Beberapa suku adat seperti di Papua, Batak, dan Bugis diketahui memiliki prevalensi terhadap H. pylori dan risiko yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko terinfeksi bakteri H. pylori, penanganan dan pengobatannya pada suku Baduy di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan diperoleh hasil bahwa pada suku Badut terdapat risiko terinfeksi bakteri H. pylori. Proses penanganan terhadap pasien sangat terbatas karena tidak adanya deteksi dini orang yang terinfeksi H. pylori serta obat-obatan yang digunakan berasal dari tumbuhan sekitar berdasarkan pengetahuan tradisional masyarakat tersebut. Dengan demikian banyak keterbatasan untuk mendeteksi dan mengobati masyarakat suku Baduy yang terinfeksi bakteri H. pylori.
Copyrights © 2022