Jurnal PIR : Power in International Relations
Vol 6, No 2 (2022): PIR FEBRUARI 2022

KELANJUTAN PENGEMBANGAN NUKLIR IRAN DI ERA PEMERINTAHAN BARU AMERIKA SERIKAT

Riksa Nafis Alamsyah (Universitas Singaperbangsa Karawang)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2022

Abstract

Iran merupakan salah satu negara yang mengembangkan teknologi nuklir di Timur Tengah. Pengembangan nuklir ini bertujuan untuk perdamaian dunia dan sudah dikembangkan sejak tahun 1953 dengan dukungan dari Amerika Serikat. Iran sempat mengembangkan senjata nuklir yang mana itu tidak diperbolehkan. Hingga pada tahun 2015, dibentuklah suatu perjanjian untuk mengatur pengembangan nuklir ini bersama negara 5P+1. Perjanjian mengatur dan mengawasi pengembangan nuklir Iran agar tidak membelot dari tujuannya. Pada tahun 2018, Amerika Serikat mundur dari perjanjian ini dan menjatuhkan sanksi kembali kepada Iran. Sanksi yang dijatuhkan berupa sanksi ekonomi yang membuat ekonomi Iran terpuruk. Amerika Serikat berharap Iran mau menuruti apa yang diinginkan Amerika Serikat. Nyatanya, sanksi tersebut membuat Iran menjadi out of control dari sebagaimana seharusnya. Pada awal tahun 2021, pemerintahan Amerika Serikat diambil alih oleh Joe Biden. Diketahui, Joe Biden ingin bergabung kembali kedalam perjanjian JCPOA. Sampai saat ini, belum ada kepastian tentang kelanjutan keinginan Joe Biden dan pengembangan nuklir Iran itu sendiri.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

PIR

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Power in International Relations (PIR) adalah sebuah jurnal ilmiah dalam bidang hubungan internasional, politik, ekonomi dsb. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Potensi Utama Medan. Jurnal Power in International Relations (PIR) ...