COVID-19 membuat masyarakat cemas untuk keluar rumah ataupun melakukan bepergian karena virus COVID-19 yang bersifat menular. Individu dalam memutuskan untuk melakukan kegiatan bepergian memiliki pertimbangan akan risiko-risiko yang terjadi. Terkait situasi yang terjadi bahwa ketika pandemi COVID-19 seseorang dapat merasa takut untuk melakukan perjalanan bepergian karena persepsi risiko yang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran risk perception terhadap fear of travel pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data multiple regression. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan sejumlah 610 responden dengan kriteria Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun dan pernah atau sedang memiliki keinginan untuk bepergian. Skala yang digunakan untuk mengukur variabel risk perception adalah skala Persepsi Risiko dan untuk mengukur variabel fear of travel adalah skala PATS (Pandemic Anxiety Travel Scale). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan risk perception secara simultan berperan terhadap fear of travel pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa dimensi risiko waktu, risiko sosial psikologi dan risiko kesehatan berperan terhadap fear of travel pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia, sedangkan dimensi risiko keuangan tidak berperan terhadap fear of travel pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia.
Copyrights © 2022