Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Vol 13, No 2 (2022): April 2022

Uji Kemampuan Ikan Maanvis (Pterophyllum altum) Ikan Plati Pedang (Xyphophorus helleri) dan Ikan Cupang (Betta splendens) sebagai Predator Larva Nyamuk Aedes aegypti

Hamzah Muhammad Iqbal Aziz (Program Studi Sanitasi Lingkungan, Program Sarjana Terapan, Poltekkes Kemenkes Surabaya
e-mail: iqbalhamzah13@gmail.com (koresponden))

Suprijandani Suprijandani (Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Narwati Narwati (Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

One of the efforts to control dengue hemorrhagic fever vector is biologically by using predatory fish larvae of Aedes aegypti. The purpose of this study was to analyze the differences in the abilities of Maanvis fish, Sword Plati fish, and Betta fish as predators of Aedes aegypti mosquito larvae, through a true experiment with a posttest only design with control group. Numerical data were obtained by counting 25 third instar larvae which were eaten by the three predatory fish in each treatment. The three predatory fish, and the control each got 6 times of replication. Observations were made for 1 hour. Data analysis was carried out using the Two Way Anova test. The results showed a p value <0.05 which means that there is a difference in the average speed ability between Maanvis fish, Sword Plati fish, and Betta fish in preying on Aedes aegypti mosquito larvae. The fastest average ability to prey on Aedes aegypti larvae for each fish was Maanvis fish = 24 fish, Sword Plati fish = 23 fish, and Betta fish = 25 fish.Keywords: predators; Maanvis fish (Pterophyllum altum); Sword Platy fish (Xyphophorus helleri); Betta fish (Betta splendens); Aedes aegyptiABSTRAK Salah satu upaya pengendalian vektor demam berdarah dengue adalah secara biologis dengan menggunakan ikan predator larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kemampuan ikan Maanvis, ikan Plati Pedang, dan ikan Cupang sebagai predator larva nyamuk Aedes aegypti, melalui true experiment dengan desain posttest only with control group. Data numerik diperoleh dengan menghitung larva instar III sebanyak 25 ekor yang dimakan ketiga ikan predator dalam setiap perlakuan. Ketiga ikan predator, dan kontrol masing-masing mendapatkan replikasi sebanyak 6 kali. Pengamatan dilakukan selama 1 jam.  Analisis data diakukan menggunakan uji Two Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan nilai p <0,05 yang berarti ada perbedaan rata-rata kemampuan kecepatan antara ikan Maanvis, ikan Plati Pedang, dan ikan Cupang dalam memangsa larva nyamuk Aedes aegypti. Kemampuan rata-rata tercepat dalam memangsa larva Aedes aegypti masing-masing ikan adalah ikan Maanvis = 24 ekor, ikan Plati Pedang = 23 ekor, dan ikan Cupang = 25 ekor.Kata kunci: predator; ikan Maanvis (Pterophyllum altum); ikan Plati Pedang (Xyphophorus helleri); ikan Cupang (Betta splendens); Aedes aegypti 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical ...