Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Covid 19 pada pembelajaran matematika di daerah pedesaan khususnya di Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di beberapa sekolah di kabupaten nias selatan, antara lain: SMP Negeri 1 Maniamolo, SMP Negeri 2 Maniamolo, SMP Negeri 3 Maniamolo, SMP Negeri 4 Maniamolo, SMP Swasta Citra Sakti Hilisimaetano, dan SMP Swasta Kristen BNKP Hilisimaetano. Teknik pengumpulan data pada penelitian melalui lembar observasi dan lembar wawancara. Pada lembar observasi memuat tentang hasil pengamatan kondisi pembelajaran matematika yang dilaksanakan pada masa pandemik, kemudian lembar wawancara memuat sederet pertanyaan yang ditanyakan kepada guru dan siswa untuk mendapatkan informasi akurat tentang kondisi pembelajaran pada masa pandemik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa kondisi pembelajaran matematika di sekolah daerah pedesaan berada pada kondisi tidak baik. Hal ini ditandai dari hasil pengamatan dan wawancara dari guru dan siswa bahwa:1) pembelajaran tidak belajar efektif, 2) siswa kurang aktif dalam pembelajaran, 3) kebijakkan tentang pembelajaran daring tidak memungkinan pada daerah pedesaan, 4) kondisi jaringan tidak stabil, 5) kurangnya pengontrolan dari guru dan orangtua selama siswa belajar, 6) kebanyakkan mengeluh terhadap pembelian Handphone dan pulsa karena faktor ekonomi yang rendah. Berdasarkan masalah-masalah tersebut maka dapat disimpulkan bahwa masa Covid 19 ini lebih banyak berdampak negatif terhadap pembelajaran matematika terutama terhadap sekolah di daerah pedesaan.
Copyrights © 2021