PT Maggio Home Center memproduksi meubel melalui beberapa tahapan, salah satunya adalah tahapan produksi rangka. Para pekerja bagian produksi rangka seringkali mengeluhkan sakit pada bagian tubuh tertentu akibat postur kerja yang kurang baik. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis keluhan pekerja menggunakan metode nordic body map (NBM) dan menilai postur kerja dengan metode rapid entire body assessment (REBA) dan rapid upper limb assessment (RULA), serta memberikan alternatif solusi perbaikan untuk menurunkan risiko cedera musculoskeletal. Hasil analisis NBM menunjukkan bahwa gerakan kerja yang paling rentan menimbulkan risiko musculaskeletal disorder adalah gerakan perakitan dan gerakan pengangkutan dengan tingkat risiko masing-masing sedang dan sangat tinggi. Hasil analisis REBA menunjukkan bahwa gerakan perakitan dan gerakan pengangkutan memiliki skor 9 dan 10, yang berarti kedua gerakan tersebut memiliki tingkat risiko 4 (risiko tinggi dan perlu perbaikan segera). Selain itu, hasil analisis RULA menunjukkan bahwa gerakan pemotongan memiliki skor 3 dengan tingkat risiko 2 yang berarti risiko rendah tetapi mungkin perlu investigasi lebih lanjut. Solusi yang diajukan adalah memperbaiki posisi tubuh pada gerakan pengangkutan, serta perubahan posisi gerakan dan jenis gerakan dari dinamis menjadi statis dan penambahan alat bantu kursi pada gerakan perakitan. Hasil perbaikan menunjukkan bahwa masing-masing gerakan memiliki tingkat risiko yang rendah.
Copyrights © 2021