Artikel ini mendeskripsikan posisi buku Islam populer dalam masyarakat muslim kontemporer Indonesia. Fokus kajiannya pada bagaimana industri penerbitan menempatkan buku terbitan mereka dalam kaitannya dengan masyarakat Muslim secara luas. Dalam hal ini, buku dibicarakan sebagai barang ekonomi maupun barang budaya. Dengan demikian, akan terlihat motif ekonomi yang mendorong perbedaan buku-buku populer Islam dengan buku-buku lainnya dalam arti genre, pembaca, dan segmen pasarnya. Konsep medan produksi budaya dari Sosiologi budaya Bourdieau memperlihatkan bahwa medan seperti produksi buku-buku Islam populer yang pembaiatan dan peghakuannya sebagai modal budaya diperoleh dari konsumen juga dari pesaingnya. Modal budaya ini bisa diubah menjadi modal ekonomi yang kemudian bisa dibalikkan kembali menjadi modal budaya.
Copyrights © 2017