Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol 5, No 1 (2017): Agama dan Praktik Hidup Sehari-hari

American Style Mormon van Jogja: Pendisiplinan Tubuh Sebagai Ekspresi Religiositas

Gabriel Abedneju (Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2018

Abstract

Artikel ini membahas tentang bentuk pendisiplinan tubuh hasil percampuran budaya Amerika dan Jawa di dalam komunitas gereja Mormon di Yogyakarta. Hibriditas ini dimaknai sebagai bagian penting religiositas mereka ketika memaknai hidup berkomunitas dan berhubungan dengan yang ilahi. Tiga kerangka teori dipergunakan untuk membaca fenomena ini yaitu: teknologi politik terhadap tubuh dan panoptikon menurut Michel Foucault, serta identitas hibrid Homi Bhabha. Ketiganya digunakan untuk menganalisa data empirik temuan lapangan ketika peneliti berinteraksi langsung dalam gereja. Temuan penelitian ini memaparkan bahwa religiositas seseorang dapat ditentukan dari bentuk-bentuk penampilan dan perilaku empirik. Tolok ukur kerohanian mereka ditentukan bagaimana kesungguhan seseorang memaknai perilakunya seperti yang dikehendakioleh kelompok itu. Budaya yang diyakini secara kolektif melalui pembacaan simbolsimbol mampu memproduksi budaya baru yang memiliki makna religius.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Retorik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora was founded in 2001 with the aim of seeking a new scientific ethos in the humanities with an interdisciplinary, political, and textual spirit. It was, and still remains, the aspiration of Retorik to foster humanities research with a scientific ethos capable of ...