Artikel ini menguraikan mengenai pemikiran Drijarkara tentang pendidikan dengan mengujinya dari teori Jaqcues Lacan. Pemikiran Drijarkara merupakan reaksi kritis terhadap sistem pendidikan yang berlangsung pada jamannya. Menurut Drijarkara, pendidikan di Indonesia berada dalam ancaman statosentrisme di mana negara menjadi dewa agung dan penguasa tunggal. Ada persoalan yang diabaikan juga menyangkut tanggung jawab tenaga pendidik (guru) sebagai agen perubahan. Dalam mememikir ulang sistem pendidikan Indonesia, Drijarkara menggagas pendidikan sebagai proses pemanusian manusia muda. Titik kekritisan Drijarkara adalah melawan kekuasaan negara yang menekan otonomi dan independensi dalam pengelolaan pendidikan.
Copyrights © 2016