Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol 9, No 1 (2021): Praktik, Artikulasi, dan Dinamika Budaya Visual

Erotisisme dalam Kengerian

Felix Clemens Setiyawan (Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2022

Abstract

Erotisisme di era milenium menjadi sajian khas yang terkandung dalam film horor Indonesia.  Film horor masa kini cenderung urban, di mana aspek struktur teks visual menjadi lebih penting dibanding alur cerita. Erotisisme menjadi kian menonjol dengan bermacam sajian, terutama tubuh perempuan. Penelitian ini memilih lima judul film yang ditayangkan antara tahun 2009 hingga 2014 untuk disoroti sajian erotisismenya. Dalam penelitian digunakan teori McGowan ditambah berbagai literatur pendukung lainnya. Secara khusus teori tersebut dipakai untuk memahami korelasi antara teks visual pada film horor Indonesia dalam hubungannya dengan konsep teoritik antara hasrat dan fantasi yang dikemukakan McGowan. Penelitian ini menunjukkan hubungan kontras antara subjek dan objek, model sajian erotisisme dalam kengerian film horor Indonesia ternyata cenderung anti-klimaks. Ditemukan juga fakta bahwa pengalaman penikmat dalam menonton film horor Indonesia lebih sebagai pengalaman individual. Penelitian ini memperkaya penelitian sebelumnya yang membahas seputar eksploitasi, gender, dan masalah hukum atas kaitan etika film dengan Lembaga Sensor.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

Retorik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora was founded in 2001 with the aim of seeking a new scientific ethos in the humanities with an interdisciplinary, political, and textual spirit. It was, and still remains, the aspiration of Retorik to foster humanities research with a scientific ethos capable of ...