Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol 5, No 1 (2017): Agama dan Praktik Hidup Sehari-hari

Ritual Mantunu Tedong dalam Pusaran Ideologi Adat, Agama dan Kapitalisme

Pangrante Frans (Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2018

Abstract

Mantunu tedong yang dilakukan oleh orang Toraja pada masa kini dibentuk oleh berbagai macam elemen-elemen sosial yang sangat terkait dengan situasi eksistensial orang Toraja. Dari penelitian, ditemukan bahwa mantunu tedong merupakan ritual yang dipergelarkan dalam konteks adat, agama dan situasi ekonomi global mutakhir. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah tentang ideologi-ritual dengan menggunakan konsep-konsep ideologi Althusser. Kritik ideologi Althusser dipilih peneliti karena dapat membantu untuk menguraikan dua pokok pembahasan: ideologi-ideologi yang membentuk tradisi mantunu tedong kontemporer dan cara orang Toraja memaknai tradisi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti berangkat dari dua pertanyaan mendasar, yaitu (1) ideologi macam apa yang membentuk tradisi mantunu tedong dalam ritual pemakaman orang Toraja kontemporer? dan (2) bagaimana orang Toraja pada masa kini memaknai tradisi mantunu tedong?

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Retorik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora was founded in 2001 with the aim of seeking a new scientific ethos in the humanities with an interdisciplinary, political, and textual spirit. It was, and still remains, the aspiration of Retorik to foster humanities research with a scientific ethos capable of ...