Mantunu tedong yang dilakukan oleh orang Toraja pada masa kini dibentuk oleh berbagai macam elemen-elemen sosial yang sangat terkait dengan situasi eksistensial orang Toraja. Dari penelitian, ditemukan bahwa mantunu tedong merupakan ritual yang dipergelarkan dalam konteks adat, agama dan situasi ekonomi global mutakhir. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah tentang ideologi-ritual dengan menggunakan konsep-konsep ideologi Althusser. Kritik ideologi Althusser dipilih peneliti karena dapat membantu untuk menguraikan dua pokok pembahasan: ideologi-ideologi yang membentuk tradisi mantunu tedong kontemporer dan cara orang Toraja memaknai tradisi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti berangkat dari dua pertanyaan mendasar, yaitu (1) ideologi macam apa yang membentuk tradisi mantunu tedong dalam ritual pemakaman orang Toraja kontemporer? dan (2) bagaimana orang Toraja pada masa kini memaknai tradisi mantunu tedong?
Copyrights © 2017