Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol 4, No 2 (2016)

Pementasan Bocah Bajang: Negosiasi Teater terhadap Media Massa atas Fenomena Ponari

Airani Sasanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Mar 2017

Abstract

Fenomena Ponari merupakan peristiwa pengobatan tradisional yang muncul pada tahun 2009 dan menjadi berita besar di media massa. Praktik pengobatan ini dilakukan Ponari, seorang anak berusia sembilan tahun, yang mampu mengundang perhatian banyak orang dan membuat puluhan ribu orang datang ke lokasi pengobatan. Praktik pengobatan ini menggunakan sebuah batu sebagai medium penyembuhan. Praktik pengobatan oleh Ponari menimbulkan berbagai reaksi dari banyak pihak yang setuju dan tidak setuju, dan reaksi-reaksi itu diberitakan dari berbagai sudut pandang dalam media massa. Fenomena Ponari juga menarik perhatian Teater Garasi. Melalui program Actor Studio Teater Garasi, fenomena Ponari direspon dengan menghadirkan peristiwa pengobatan tersebut dalam pementasan teater berjudul Bocah Bajang. Tulisan ini ingin menunjukkan bagaimana Actor Studio Teater Garasi menarasikan fenomena Ponari, di mana peristiwa tersebut sudah terlebih dahulu dikonstruksi media massa, ke dalam pementasan Bocah Bajang, serta membaca negosiasi seperti apa yang ditawarkan oleh teater terhadap media massa dalam rangka memaknai fenomena Ponari.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Retorik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora was founded in 2001 with the aim of seeking a new scientific ethos in the humanities with an interdisciplinary, political, and textual spirit. It was, and still remains, the aspiration of Retorik to foster humanities research with a scientific ethos capable of ...