Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah media Buku Cerita Anak dapat meningkatkan jumlah kata siswa tunarungu. Kemampuan berbahasa siswa tunarungu menunjukkan keterlambatan dibanding dengan anak yang mendengar. Pada kasus penelitian ini siswa tunarungu kelas D7 belum dapat menuliskan nama-nama binatang dengan benar seperti menuniskan nama ayam menjadi aym, kata buaya menjadi buhaya dan nama-nama binatang lainnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan desain Pre-Experiment one group pretestpostest. Penelitian ini dilakukan di SLB terhadap 6 orang siswa tunarungu kelas D7. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor membaca mulai dari 6 skor sampai 10 skor.Hal ini menunjukkan bahwa media Buku Cerita Anak dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan jumlah kata siswatunarungu.Kata kunci: Media Buku Cerita Anak, Jumlah Kata, Anak Tunarungu
Copyrights © 2013