Terdapat dua cara dalam membantu memahami isi bacaan yang biasa diterapkan guru di SLB Tunarungu, yaitu dengan membaca sendiri dan dibacakan. Penelitian ini untuk menjawab pertanyaan manakah yang lebih baik diantara kedua cara tersebut pada siswa SMALB. Melalui metode eksperimen desain rotasi (counter balance) yang dilakukan pada siswa Kelas X dan XI SLB Negeri Handayani Sukabumi, hasilnya menunjukkan bahwa memahami isi bacaan dengan cara dibacakan lebih baik dibandingkan dengan memahami isi bacaan dengan cara membaca sendiri.Kata Kunci: Pemahaman isi bacaan, membaca sediri, dibacakan guru
Copyrights © 2009