Penelitian ini mengkaji penyesuaian diri (adjustment) perempuan Bali yang menikah dengan lelaki berkasta lebih rendah dari dirinya sehingga mengalami nyerod (turun kasta). Pendekatan kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis secara naratif. Partisipan penelitian ini adalah lima perempuan Hindu-Bali yang telah menikah lintas-kasta minimal 10 tahun dan turun kasta dari Ksatria ke Sudra. Studi ini menemukan bahwa dalam pernikahan beda kasta tersebut terjadi penyesuaian diri di beberapa bidang, seperti hubungan dengan pasangan, manajemen konflik, hubungan dengan keluarga besar, serta hubungan dengan status sosialnya. Faktor pendukung penyesuaian diri perempuan nyerod adalah fleksibilitas, dukungan, dan penerimaan dari keluarga asal dan keluarga suami. Sebaliknya, trauma masa lalu, rasa penyesalan, perlakuan tidak adil dari orang tua, dan tuntutan segera memiliki anak menjadi faktor yang menghambat penyesuaian diri.
Copyrights © 2021