Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SMK3 pada beberapa daerah dan perusahaan-perusahaan di Provinsi Papua serta kendala apa saja yang terjadi dalam penerapan SMK3 itu sendiri. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan dengan menggunakan kuesioner untuk melihat penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada perusahaan-perusahaan di Provinsi Papua dengan bantuan program komputer Microsoft Exel dalam pengolahan data. Hasil pegolahan data diketahui bahwa penerapan pada beberapa kabupaten di provinsi Papua seperti Kota Jayapura 71% dan Kabupaten Nabire 69% tingkat penilaian penerapan SMK3 baik. Sedangkan untuk Kabupaten Mimika 91% dan Kabupaten Merauke 86% termasuk kategori tingkat penilaian penerapan Memuaskan. Demikian halnya pada beberapa perusahaan di provinsi Papua, penerapan SMK3 termasuk kategori tingkat penilaian penerapan baik. Pada perseroan terbatas (PT) adalah 71% dan persekutuan komanditer (CV) adalah 79%. Namun masih terdapat beberapa kendala dalam penerapan SMK3 di provinsi Papua di antaranya adalah masih banyak pekerja yang mengganggap bahwa K3 kurang penting dan kurangnya personil/petugas/ahli K3 dalam perusahaan-perusahaan di provinsi Papua.
Copyrights © 2021