Abstract: Implementation Policy of Pengelolaan Hutan Bresama Masyarakat (Study in LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang). Government policy during this basically aims to prosper society. However, the policy influences of the negative form of global warming and environmental damage forest especially. Then to fix it Government, with communities and Perhutani creating a policy Collaborative Forest Management, This policy aims to safeguard forests, and maximize the potential of the forest. to maximize these then formed Community Institution of Forest Village, so in the implementation of Collaborative Forest Management run well and have a positive impact on society with this policy is expected to be in the area of round forests will continue to maintain and utilize the functions of forests as where appropriate. Keywords: government policy, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Abstrak: Implementasi Kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Studi di LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang). Kebijakan yang dilakukan pemerintah selama ini pada dasarnya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Akan tetapi dari kebijakan tersebut menimbulkan dampak negative berupa pemanasan global dan kerusakan lingkungan khusunya hutan. Maka untuk mengatasi hal tersebut pemerintah bersama masyarakat serta pihak perhutani membuat suatu kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga hutan, serta memaksimalkan potensi hutan. untuk memaksimalkan hal tersebut maka dibentuklah Lembaga Masyarakat desa Hutan, sehingga dalam pelaksanaan kebijakan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dengan kebijakan ini diharapakan masyarakat yang berada didaerah sekitar hutan akan terus menjaga serta memanfaatkan fungsi hutan sebagai mana mestinya. Kata kunci: kebijakan pemerintah, Pengelolaan Hutan bersama MasyarakatÂ
Copyrights © 2014